Welcome Guys

Cashback Forex Rebate every day

Insta Forex InstaForex
Best Broker in Asia, Bonus 30% Deposit di Broker regulated, Instan Execution, no requote, WD kilat

Intel FX Broker reguted dan tanpa requote
Dapatkan Welcome Bonus 100% Deposit & 50% setiap Deposit di Broker regulated, 0 spread, Instan Execution, no requote, WD kilat

Master Forex instanst execution and WD
Broker regulated, 2 spread, Instan Execution, no requote, WD kilat

Exness Forex Broker reguted dan tanpa requote
Broker regulated, 0.7 spread, Instan Execution, Leverage 1:1000, Instant WD

Marketiva Broker reguted dan tanpa requote
Broker regulated, Bonus 5$ No Deposit, Streamer System

FXcast - Your Prime Online Forex Broker

Related Post

Tampilkan postingan dengan label Analisa Teknikal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Analisa Teknikal. Tampilkan semua postingan

Membca Pergerakan Harga dengan MACD

Written By Master on Rabu, 04 Agustus 2010 | 10.32

KG MACD adalah indicator sederhana yang dibuat KG untuk membantu kita mendeteksi perubahan yang terjadi pada pergerakan harga. Dasar perhitungan yang digunakan dalam KG MACD adalah dengan mengurangkan nilai harga Close dengan nilai harga rata-rata acuan yang kita gunakan. Contohnya Daily KG MACD deh, ini menghitung selisih nilai harga Close dengan nilai harga rata-rata harian atau gampangnya nilai Close pada candle dikurangi nilai SMA periode harian pada candle tersebut. Selisih ini menunjukkan selisih nilai harga saat ini dengan nilai rata-rata hariannya.

Bagaimana kita memanfaatkan data ini untuk menganalisa pergerakan harga? Caranya adalah dengan membandingkan posisi harga saat ini terhadap nilai rata-rata acuan yang kita gunakan. Logika sederhananya begini, jika harga bergerak menjauhi nilai rata-ratanya artinya kita tahu bahwa pergerakan harga menguat dan jika harga bergerak mendekati nilai rata-ratanya maka kita juga tahu bahwa pergerakan harga melemah. Nah, KG MACD membantu kita memonitor perubahan pergerakan harga terhadap nilai rata-rata acuan tersebut. Pada KG MACD terdapat BB dengan periode yang sama dengan rata-rata acuan yang kita gunakan, tujuannya adalah agar kita juga dapat memonitor rata-rata perubahan pergerakan harga terhadap nilai rata-rata acuan sesuai periode acuan yang kita gunakan.

Jadi misalnya bila pada KG MACD selisih harga saat ini berada diatas rata-rata (middle bands) selisih selama periode acuan yang kita gunakan, kita tahu bahwa rata-rata pergerakan harga dilihat dari perubahan harga terhadap nilai rata-ratanya masih berada diatas rata-ratanya atau dengan kata lain kita bisa simpulkan bahwa perubahan harga terhadap nilai rata-ratanya cenderung masih naik. Nah, jika posisi harga pada chart ternyata juga di atas SMA acuan yang kita gunakan maka kita bisa simpulkan bahwa pergerakan harga masih cenderung naik juga. Tetapi jika ternyata posisi harga pada chart di bawah SMA acuan maka kita tahu bahwa tengah terjadi perubahan arah pada pergerakan harga yang terjadi. Kondisi seperti inilah yang seringkali menjebak kita atau sering kita menyebutnya sebagai kondisi SIDEWAY.

Contoh pict:

Membaca Pergerakan harga dengan KG MACDKondisi

Jadi kondisi SIDEWAY ini di defenisikan sebagai kondisi dimana terjadi perbedaan kecenderungan arah pergerakan harga terhadap rata-rata nya dengan kecenderungan arah selisih harga terhadap rata-rata selisihnya. Dan kondisi ini menginformasikan bahwa tengah terjadi perubahan arah pergerakan harga. Kondisi SIDEWAY adalah kondisi yang sangat berbahaya karena kecenderungan pergerakan harga bisa bergerak kemana saja akhirnya. Dalam analisa BB kondisi ini ditandai dengan bergeraknya harga dari kondisi UBNORMAL ke kondisi NORMAL. Dan dengan mengamati bentuk Bands Upper dan Lower nya kita juga bisa melihat perubahan ini dimana bands terlihat mengerucut. Sejauh ini ada 3 cara yg kita gunakan untuk mendeteksi kondisi SIDEWAY ini, 3 cara ini rasanya cukup untuk memperingatkan kita lebih dini bila terjadi kondisi SIDEWAY pada pergerakan harga yang ditakuti banyak traders ini.

Dengan BB pada KG MACD kita juga bisa mengukur kekuatan selisih harga dengan nilai rata-ratanya, dan cara pembacaannya sama dengan bagaimana kita membaca posisi harga terhadap BB di chart kita. Jadi, jika selisih harga dan ratanya berada diantara Upper/Lower Bands SD 1 nya maka kita tahu perubahan selisih harga dan rata-ratanya berada dalam kondisi NORMAL dan jika di luar Bands maka kondisinya UBNORMAL.
10.32 | 0 komentar | Read More

Elliott Wave Theory

Written By Master on Sabtu, 23 Januari 2010 | 12.48

Elliott Wave Theory adalah teori gelombang pergerakan harga yang sudah tidak asing lagi bagi umumnya trader forex. Dalam teori, setidaknya ada 12 pola gelombang yang dikemukakan oleh Elliott. Tapi kita hanya akan membahasa beberapa pola umum yang dominan saja dan cukup mewakili teori gelombang Elliott.

Teori gelombang Elliott menunjukkan bahwa pada saat pasar mengalami trend, pergerakan harga membentuk suatu pola yang disebutnya: pola gelombang 5 - 3. Lima Gelombang pertama disebut sebagai gelombang impulsif dan tiga gelombang selanjutnya disebuit sebagai gelombang korektif.

Selengkapnya silahkan baca di sini

12.48 | 0 komentar | Read More

Analisa Dalam trading

Written By Master on Senin, 11 Januari 2010 | 22.03

Melakukan analisa adalah tugas pertama yang harus dilakukan oleh seorang trader forex, bahkan bagi trader profesional hal ini adalah tugas utama sebelum melakukan trading. Mengapa analisa menjadi tugas pertama dan utama? Bukankah tanpa analisapun seorang trader dapat melakukan trading? Trading memang bisa dilakukan hanya dengan dasar yang simple dan sederhana sekalipun. Tetapi bukankah seseorang melakukan trading itu dengan maksud agar dia dapat memperoleh hasil profit yang maksimal? Jika disadari, sesungguhnya setiap trader pasti akan selalu melakukan analisa terhadap pergerakan harga yang ada dihadapanya sebelum melakukan tindakan trading (Open Position, Closed Position, maupun wait and see), wal;aupun itu dilakukan sepintas dan dengan cara yang amat sederhana serta data yang simple pula. Sebagai contoh; sebelum melakukan OP seorang trader pasti akan melihat apa chat yang di hadapanya, walaupun hanya sepintas lalu & baru kemudian melakukan Open Position. Hal itu adalah salah bentuk dari tindakan analisa. Tindakan analisa ini akan menentukan tingkat keberhasilan kita dalam trading nantinya. Misalnya; Anda melihat price sedang bergerak naik, lalu prediksi anda anda price akan terus bergerak naik dan kemudian anda menyimpulkan Open Posisi yang paling tepat adalah Buy agar trading anda berakhir profit. Begitulah gambaran sederhana peran analisa dalam trading. Saya sangat menyayangkan, justru kebanyakan trader pada umumnya lebih menitik beratkan pada bayangan dan harapan terhadap pergerakan harga yang sedang dihadapinya ketimbang sebuah prediksi logis yang berdasar pada analisa yang matang. Wal hasil, trading yang dilakukanyapun terkesan lebih bersifat untung-untungan dan tak sedikit trading yang dilakukanya berlangsung tidak sesuai dengan yang dibayangkan.
Secara pribadi saya sangat prihatin dengan sikap semacam ini, karena bagi saya forex adalah sebuah bisnis, bukan undian ataupun judi. Sehingga apapun yang kita lakukan terhadap forex mestinya didasarkan pada alasan-alasan bisnis. Analisa kita akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan kita peroleh nantinya.

Selengkapnya silahkan baca di sini

22.03 | 0 komentar | Read More

Analisis Teknikal

Written By Master on Minggu, 22 November 2009 | 10.12

Analisa Teknikal (technical analysis) adalah salah satu analisis atau metode pendekatan yang mengevaluasi pergerakan suatu harga saham, valas, kontrak berjangka (future contract), indeks dan beberapa instrumen keuangan lainnya.

Para analis teknikal melakukan penelitian yang mendasar terhadap pola pergerakan harga komoditi yang berulang dan dapat diprediksi. Bahkan analisis teknikal bisa juga diartikan sebagai suatu studi utama mengenai harga, termasuk besarnya (volume) dan posisi terbuka (open interest).

Jadi pada intinya analisis teknikal merupakan analisis terhadap pola pergerakan harga di masa lampau dengan tujuan untuk meramalkan pergerakan harga di masa yang akan datang. Analisis teknikal ini sering juga disebut dengan chartist karena para analisisnya melakukan studi dengan menggunakan grafik (chart), dimana mereka berharap dapat menemukan suatu pola pergerakan harga sehingga mereka dapat mengeksploitasinya untuk mendapatkan keuntungan.

Dalam analisis teknikal, memprediksikan pergerakan harga forex sama seperti memprediksi pergerakan harga komoditi karena para analis hanya melihat faktor grafik dan volume transaksi saja.


Selengkapnya silahkan baca di sini

10.12 | 0 komentar | Read More