Welcome Guys

Cashback Forex Rebate every day

Insta Forex InstaForex
Best Broker in Asia, Bonus 30% Deposit di Broker regulated, Instan Execution, no requote, WD kilat

Intel FX Broker reguted dan tanpa requote
Dapatkan Welcome Bonus 100% Deposit & 50% setiap Deposit di Broker regulated, 0 spread, Instan Execution, no requote, WD kilat

Master Forex instanst execution and WD
Broker regulated, 2 spread, Instan Execution, no requote, WD kilat

Exness Forex Broker reguted dan tanpa requote
Broker regulated, 0.7 spread, Instan Execution, Leverage 1:1000, Instant WD

Marketiva Broker reguted dan tanpa requote
Broker regulated, Bonus 5$ No Deposit, Streamer System

FXcast - Your Prime Online Forex Broker

Related Post

Tampilkan postingan dengan label Forex Indikator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Forex Indikator. Tampilkan semua postingan

Cara Menggunakan Stochastic Oscillator dalam Trading Forex

Written By Master on Jumat, 24 September 2010 | 10.14

Stochastic Oscillator adalah Indikator Teknikal yang berfungsi membandingkan harga relatif terhadap kisaran harga selama periode waktu tertentu.
Garis utama adalah
disebut % K. Baris kedua
disebut %D , adalah Moving Average dari% K. % K line biasanya ditampilkan sebagai garis utuh dan garis % D biasanya ditampilkan sebagai garis putus-putus.
Ada beberapa cara untuk menafsirkan Osilator Stokastik. Tiga metode yang populer meliputi:

  • Buy ketika Osilator (baik% K atau% D) jatuh di bawah tingkat tertentu (misalnya, 20) dan kemudian naik di atas tingkat itu. Menjual saat Osilator naik di atas tingkat tertentu (misalnya, 80) dan kemudian turun di bawah tingkat itu
  • Buy ketika naik baris% K di atas garis% D dan menjual ketika garis% K jatuh dibawah garis% D
  • Melihat perbedaan. Sebagai contoh: dimana harga-harga membuat serangkaian tertinggi baru dan juga gagal mengungguli tertinggi sebelumnya.






Empat variabel penghitung:

*% Periode K. Ini adalah jumlah periode waktu yang digunakan dalam perhitungan stokastik;
* Periode K% Memperlambat. Nilai ini mengontrol perataan internal% K. Nilai 1 dianggap sebagai stokastik cepat; nilai 3 dianggap lambat stokastik;
*% Periode D. nya adalah jumlah periode waktu yang digunakan saat menghitung rata-rata bergerak dari% K;
*% D metode. Metode (yaitu, eksponensial, Simple, merapikan, atau tertimbang) yang digunakan untuk menghitung% D.

Rumus untuk% K adalah:% K = (CLOSE-LOW (% K)) / (TINGGI (% K)-RENDAH (% K)) * 100
Dimana:
CLOSE - adalah harga penutupan hari ini;
LOW (% K) - adalah harga terendah dalam periode% K;
TINGGI (% K) - merupakan yang tertinggi tinggi dalam periode% K.
The% D moving average dihitung dengan rumus:% D = SMA (% K, N)
Dimana:
N - adalah periode smoothing;
SMA - adalah Simple Moving Average.


INTC - Daily Candlesticks: "




10.14 | 0 komentar | Read More

Renko Live Chart Indikator Forex Akurat

Renko adalah salah satu indikator teknikal dalam dunia trading forex online yang memiliki keunikan tersendiri. Indikator Forex yang satu ini mampu merubah chart dan bentuk candlestick. Dengan menggunakan Renko maka tampilan chart kita kita akan berubah. Jika kita menggunakan chart standart bawaan MT4 makan kita akan melihat bentuk grafik yang acak dengan bentuk cadlestick yang kurang teratur, hal ini karena sebuah candlestick yang terbentuk adalah menggambarkan volume transaksi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. Sehingga kadang kita candlesticknya berbeda beda; ada yg berekor panjang, ada yang tak berekor, ada pula yang hanya berbentuk balok saja. Dengan menggunakan Indikator Renko tampilan chart kita terlihat lebih teratur dengan bentuk candlestick yang teratur pula. Mengapa demikian? hal ini karena candlestick dalam chart hasil olahan renko tidak lagi tergantung pada acuan waktu, tetapi berdasarkan pada volume transaksi yang digambarkan dengan ukuran Box candlestick yang kita setting.

Gambar di bawah ini adalah contoh bentuk chart hasil olah indikator Renko dengan setting Box 10 pada TF 10M yang diolah dari TF 1M



Dalam Penggunaanya sebagai indikator trading forex, Renko sering kali digabung dengan Hieken Anshi dan Slop Direction Line untuk memudahkan pennggunaan dalam mencari posisi OP
04.09 | 0 komentar | Read More

Membca Pergerakan Harga dengan MACD

Written By Master on Rabu, 04 Agustus 2010 | 10.32

KG MACD adalah indicator sederhana yang dibuat KG untuk membantu kita mendeteksi perubahan yang terjadi pada pergerakan harga. Dasar perhitungan yang digunakan dalam KG MACD adalah dengan mengurangkan nilai harga Close dengan nilai harga rata-rata acuan yang kita gunakan. Contohnya Daily KG MACD deh, ini menghitung selisih nilai harga Close dengan nilai harga rata-rata harian atau gampangnya nilai Close pada candle dikurangi nilai SMA periode harian pada candle tersebut. Selisih ini menunjukkan selisih nilai harga saat ini dengan nilai rata-rata hariannya.

Bagaimana kita memanfaatkan data ini untuk menganalisa pergerakan harga? Caranya adalah dengan membandingkan posisi harga saat ini terhadap nilai rata-rata acuan yang kita gunakan. Logika sederhananya begini, jika harga bergerak menjauhi nilai rata-ratanya artinya kita tahu bahwa pergerakan harga menguat dan jika harga bergerak mendekati nilai rata-ratanya maka kita juga tahu bahwa pergerakan harga melemah. Nah, KG MACD membantu kita memonitor perubahan pergerakan harga terhadap nilai rata-rata acuan tersebut. Pada KG MACD terdapat BB dengan periode yang sama dengan rata-rata acuan yang kita gunakan, tujuannya adalah agar kita juga dapat memonitor rata-rata perubahan pergerakan harga terhadap nilai rata-rata acuan sesuai periode acuan yang kita gunakan.

Jadi misalnya bila pada KG MACD selisih harga saat ini berada diatas rata-rata (middle bands) selisih selama periode acuan yang kita gunakan, kita tahu bahwa rata-rata pergerakan harga dilihat dari perubahan harga terhadap nilai rata-ratanya masih berada diatas rata-ratanya atau dengan kata lain kita bisa simpulkan bahwa perubahan harga terhadap nilai rata-ratanya cenderung masih naik. Nah, jika posisi harga pada chart ternyata juga di atas SMA acuan yang kita gunakan maka kita bisa simpulkan bahwa pergerakan harga masih cenderung naik juga. Tetapi jika ternyata posisi harga pada chart di bawah SMA acuan maka kita tahu bahwa tengah terjadi perubahan arah pada pergerakan harga yang terjadi. Kondisi seperti inilah yang seringkali menjebak kita atau sering kita menyebutnya sebagai kondisi SIDEWAY.

Contoh pict:

Membaca Pergerakan harga dengan KG MACDKondisi

Jadi kondisi SIDEWAY ini di defenisikan sebagai kondisi dimana terjadi perbedaan kecenderungan arah pergerakan harga terhadap rata-rata nya dengan kecenderungan arah selisih harga terhadap rata-rata selisihnya. Dan kondisi ini menginformasikan bahwa tengah terjadi perubahan arah pergerakan harga. Kondisi SIDEWAY adalah kondisi yang sangat berbahaya karena kecenderungan pergerakan harga bisa bergerak kemana saja akhirnya. Dalam analisa BB kondisi ini ditandai dengan bergeraknya harga dari kondisi UBNORMAL ke kondisi NORMAL. Dan dengan mengamati bentuk Bands Upper dan Lower nya kita juga bisa melihat perubahan ini dimana bands terlihat mengerucut. Sejauh ini ada 3 cara yg kita gunakan untuk mendeteksi kondisi SIDEWAY ini, 3 cara ini rasanya cukup untuk memperingatkan kita lebih dini bila terjadi kondisi SIDEWAY pada pergerakan harga yang ditakuti banyak traders ini.

Dengan BB pada KG MACD kita juga bisa mengukur kekuatan selisih harga dengan nilai rata-ratanya, dan cara pembacaannya sama dengan bagaimana kita membaca posisi harga terhadap BB di chart kita. Jadi, jika selisih harga dan ratanya berada diantara Upper/Lower Bands SD 1 nya maka kita tahu perubahan selisih harga dan rata-ratanya berada dalam kondisi NORMAL dan jika di luar Bands maka kondisinya UBNORMAL.
10.32 | 0 komentar | Read More